Gue melakukan hal yang gue ga pernah lakukan sebelumnya. Even in my younger times! Hal yang gue pikir gue ga akan pernah sanggup. Ternyata gue bisa! Yup, gue bisa.
Kemaren, setelah melihat gua kelelawar yang baunya luar biasa dan bikin gue pengen muntah, gue dan 16 kawan lainnya nyebur ke sungai Cijulang dan berenang sepanjang 4km ke arah Batu Karas. Arus air-nya yang deras dan banyaknya batu-batu karang membuat perjalanan menjadi sangat mendebarkan. Bener-bener membutuhkan stamina yang prima dan kesimbangan yang bagus.
Dengan kaki telanjang (gara-gara sepatu sendal udah ancur duluan di dalam gua Lawah), gue berenang, memanjat batu dan berjalan menyusuri tepi sungai pas ga mungkin berenang. Untung aja selama sebulan ini gue udah rutin banget olah raga, jadi ga berasa cape’ sama sekali.
Sempet blebeb sekali, dan hampir ke bawa arus (sapa bilang tuh, gue ga mungkin kebawa arus!> tiga kali, ga membuat gue takut meneruskan perjalanan. Keminum air sungai? Waaah itu sih harus disesuaikan dengan pepatah yang bilang “sambil menyelam minum air!” Kalau pas arusnya agak tenang, bisa ngapung doang sambil ngeliat pemandangan yang bener-bener indah. Ada pepohonan, gua-gua-an, pahatan air ke batu-batu (yang kata Ninuq lebih indah daripada di tukang taman), sampe yang bikin ga habis pikir: kok ada ya yang mirip banget sama muka dinosaurus, lengkap sama mata, hidung, dan mulutnya yang tersenyum lebar.
Dan hari ini badan gue berasa sakit semua! Ha…ha…ha… Iyalah! Tapi perjalanan kemaren bener-bener menyenangkan. Ma kasih buat mas Budi, Blem dan Unik dari Funtrip2volcano yang menyelenggarakan perjalanan ini. Ma kasih juga buat Shanti (my roommate), Nunung, Ninuq, Yenita, Lia, Eni, Edi, Ade, Rahmat, Robert, Erik, Adi, dan Leo, yang menjadikan perjalanan ini lebih bermakna. Thank you, all.