June 18, 2007

Solely about Me | # | About me — Administrator @ 1:49 am

Belakangan ini, gue merasa cape yang ga ketulungan. Selain emang berasa cape fisik (sampe batuk gue ga sembuh2 udah sebulan), gue juga ngerasa cape pikiran dan mental. Beberapa hal yang bikin gue ngerasa seperti itu.

1. Kantor
Entah emang kantor udah ga senyaman dulu lagi, atau emang guenya aja yang bosen ngadepin orang2 yang ga mo berubah jadi lebih baik. Aturan2 baru yang ga perlu jadi terasa dipaksain. Mulai dari ga boleh pake jeans, pake sendal, rambut gondrong, dan segala macem aturan yang ga ada sangkut pautnya sama kreatifitas dan produktivitas kerja. Belum lagi ngurangin jumlah karyawan secara sepihak. Editor yang pada jamannya gue baru masuk dulu ada 6, sekarang tinggal 4.

2. Keluarga
Terlalu banyak orang yang menuntut perhatian gue dan merasa berhak atas detik-detik kehidupan gue. Sepertinya apa yang udah gue berikan ga pernah cukup. Padahal buat diri gue sendiri aja gue jarang banget memberikan apa-apa. Menikmati waktu sendirian sudah jadi barang yang sangat mewah sekarang.

3. Gue
Yang gue tau tentang gue adalah: I’m replaceable. Keberadaan gue di atas dunia ini cuma sebatas ngejalanin rencana yang udah dibuat di Atas. Sampe sejauh mana keberhasilan misi gue, bukan gue juga yang bisa menilai. Trus, apakah misi gue udah mo selesai ato belon, gue juga ga tau. Pengennya sih cepet2 balik. Ga ada tempat kokoh yang bisa membuat gue ngerasa bahwa gue memang masih harus tetap di sini.

Begitulah. Pengennya gue teriak: GIVE ME A BREAK, WILL YOU?!

June 14, 2007

Ameera’s Graduation Day | # | My Family — Administrator @ 6:37 pm

Ameera , my second niece, has been looking forward to seeing the (probably) most important day in her entire life. It’s her KG Graduation Day. She’s invited everybody, included her swimming teacher. She’s practiced again and again, at school, at home, even at the mall!

So when finally the day comes, she was really ready for it. Her happy face showed it all. As soon as we arrived at the venue, her teacher helped her change her clothes into an Indian dancer outfit. Red for her. Her light color skin even looked brighter. At first, she sat quietly next to Roshan, her Indian friend. Together they would perform an Indian modern dance. Then came her friend, Russel. They started to chat and went here and there.

This Russel might be a special friend, I don’t know for sure. But years ago, she had proclaimed that Russel was her boyfriend. Aha! A boyfriend for a girl who doesn’t even know what love is! Russel would be Ameera’s partner for that dance. See?! Even the teachers noticed their relationship. ;)



When it came to the performance, Ameera put all her effort to show her best. She smiled and danced wholeheartedly. She surely stole the audience’s attention.
She might not be the best student in her class. Yet, she’s done her best. For all that, I can’t give enough love and pray. :)

June 4, 2007

Motoki | # | My Family — Administrator @ 6:11 am

14 tahun lebih 4 bulan lalu, waktu gue masih tinggal di Balikpapan, Ana pulang ke rumah gue dengan berteriak: “Bu, Ana bawa sesuatu!” Sesuatu itu ternyata seekor anak anjing hitam yang dekil dan kurus. Sepertinya dia agak ketakutan. Langsung gue gendong. Ternyata dia kutuan! Dengan tampang yang lucu, dia berusaha melepaskan dirinya dari gendongan gue. Sejak saat itu, dia tinggal di rumah gue. Namanya Motoki, atau biasa gue panggil Totto.

Motoki: nama yang artinya “lembut hati”. Mungkin memang ga terlalu cocok buat seekor anjing. Totto kecil tumbuh dengan menyukai pisang. Di kemudian hari, dia juga suka duren. Kalau berantem ga pernah menang. Saking lembut hatinya, dia selalu membiarkan kucing liar untuk makan makanan-nya, barulah kemudian dia makan sisanya. Dia juga membiarkan Hatori untuk ngempeng dan tidur dalam pelukannya.

Perjalanan hidup Totto cukup panjang. Dia ikut pindah dari Balikpapan ke Cilegon. Di airport, dia jadi tontonan orang karena dia sekandang dengan Hatori, yang merupakan seekor kucing. Di Cilegon, Totto menemani Oi (Hatori) membesarkan anak-anaknya. Dari Cilegon, Totto ikut pindah ke Jakarta. Sempat dititipkan di rumah Nyokap gue selama 2 tahun, sebelum akhirnya tinggal bareng lagi ketika gue pindah ke Sunter.

14 tahun buat anak manusia adalah masa yang cukup panjang. Seorang anak mungkin sedang bersekolah di tingkat SMP. Tapi buat seekor anjing, 14 tahun sama artinya dengan 98 tahun umur manusia. Organ-organ tubuh tidak lagi dapat bekerja dengan sempurna. Setelah ga mo makan selama 12 hari, dua kali ke dokter, dan akhirnya dengan hasil tes darah yang membuat dokter angkat tangan, hari Minggu tanggal 3 Juni 2007, Totto tertidur panjang. Panjang sekali.

Totto, mencintaimu adalah luka-luka di tangan, karena kau memilih untuk bermain dengan tanganku daripada bola dan tulang karet yang kubelikan.
Mencintaimu adalah tak bisa tidur nyenyak ketika hujan karena kau menangis tak berhenti.
Mencintaimu adalah membiarkan kusen-kusen pintu rusak karena gigitanmu.
Mencintaimu adalah tangisan tak terbendung kala tak lagi mampu melindungimu.
Mencintaimu adalah beribu kata cinta tanpa pernah berharap kau akan mengatakannya kembali.

 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here