April 3, 2007

Mayumi | # | Others — Administrator @ 6:00 am

mayumi1Kucing gue si Mayumi emang rada-rada ajaib. Dia itu anak si Hatori yang nomor 2, adiknya Kenji. Sejujurnya, gue ga ngarepin kehadirannya. Boleh dibilang, dia agak tercuekan selama ini. Itu juga ada sejarahnya.

Dulu waktu Hatori udah hamil rada gede, gue pengen banget punya kucing warna kopi susu. Bahkan gue bilang sama Hatori, kalo anaknya cowok, gue bakal kasih nama Kenji. Kenji itu nama jagoan di komik yang judulnya Kenji - seorang kenshin, alias pe- kendo. Begitu lahir - setelah ditunggui selama 2 jam - ternyata anak Hatori yang pertama adalah cowok dengan warna kopi susu. Bayangkan perasaan gue waktu itu! Langsung aja gue teriak ‘Kenji!’. Trus langsung gue tidur saking leganya… Dua jam kemudian, gue dibangunin dan dikasih tau bahwa Hatori punya anak 1 lagi yang warnanya… belang. Ha…biasa banget deh. Gue males deh mikir namanya apa. Nama Mayumi diberikan sama suami gue, biar agak mirip-mirip anggota keluarga berbulu lainnya yang rata-rata punya nama Jepang.

Setelah Kenji, Hatori dan kucing-kucing lainnya ga ada, jadilah si Mayumi ini satu-satunya kucing di rumah gue. Saking sebelnya sama gue, dia suka melarikan diri kalo gue pegang. He…he…he… ternyata kucing bisa sakit hati juga ya. Lantaran ga ada pilihan lain, kucing belang satu ini terpaksa diselundupkan ke apartemen gue. Nah, yang lucunya, beberapa kebiasaannya jadi berubah.

1. Makanan.
Biasanya Mayumi paling seneng sama ikan goreng. Itu juga musti ikan selar yang digoreng garing. Ga boleh kegosongan! Setelah pindah ke apartemen, selera makannya berubah. Dia lebih seneng Friskies!
2. Tempat tidur.
Mayumi biasanya suka tidur di atas kursi. Pernah dibelikan keranjang khusus buat dia, tapi dulu dicuekin. Sekarang, dengan nyamannya dia tidur di dalam keranjang!
3. Tempat menancapkan cakar.
Waktu di rumah dulu, yang jadi sasaran cakar Mayumi adalah kursi hijau di ruang tengah, sepatu kulit siapa aja yang nganggur, atau tas yang tergeletak di kursi. Sekarang, dengan rajinnya dia menancapkan cakar-cakarnya di scratching post-nya yang gue beliin seharga 99 ribu rupiah!
4. Tempat buang air.
Masih kebayang waktu di rumah dulu, si Ana suka teriak-teriak marahin Mayumi lantaran buang air sembarangan. Begitu pindah ke apartemen, dia langsung tau kalo sandbox dengan pasir beraroma lavender itu emang disedianin buat dia.

Sepertinya Mayumi sadar banget sekarang dia tinggal di mana. Jadi, gaya hidupnya juga jadi berubah. Padahal, suami gue n gue ga pernah mengubah gaya hidup kami yang suka seenaknya. Jangan-jangan Mayumi memang punya otak yang bisa bekerja seperti otak manusia. Mungkin lebih terbatas, tapi kelakuannya jadi bikin gue bertanya-tanya tentang intelejensia kucing…

 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here