December 17, 2005

I thank God for my eyes | # | About me — Administrator @ 7:23 am

Talking about my eyes.
Yang kanan minus 4 silinder 1, yang kiri minus 3,5 silinder satu. Bentuknya sipit, kalo ketawa cuma tinggal segaris.

Kalo orang-orang akhir tahun biasanya merenungi apa yang udah dilakukan setahun ini, maka gue mencoba bersyukur atas apa yang gue punya: dua mata yang masih bisa melihat.

Kemaren, pas jam makan siang, gue pengen beli soto. Di jalan ada seorang ibu sedang berusaha mencari jalan trotoar yang aman buat dia lalui. Di tangannya sebuah tongkat panjang, pengganti matanya.

Dengan sebungkus soto di tangan, gue kembali ke kantor. Gue coba tetap melangkah, dengan menutup mata. Gelap. Hanya sekitar beberapa detik gue merasa aman. Lalu bagaimana dengan mereka yang seumur hidupnya tak pernah melihat cahaya?

Maka gue bersyukur, mempunyai mata yang bisa melihat. Semoga mata hati gue juga tetap dapat melihat.

 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here