Talking about my eyes.
Yang kanan minus 4 silinder 1, yang kiri minus 3,5 silinder satu. Bentuknya sipit, kalo ketawa cuma tinggal segaris.
Kalo orang-orang akhir tahun biasanya merenungi apa yang udah dilakukan setahun ini, maka gue mencoba bersyukur atas apa yang gue punya: dua mata yang masih bisa melihat.
Kemaren, pas jam makan siang, gue pengen beli soto. Di jalan ada seorang ibu sedang berusaha mencari jalan trotoar yang aman buat dia lalui. Di tangannya sebuah tongkat panjang, pengganti matanya.
Dengan sebungkus soto di tangan, gue kembali ke kantor. Gue coba tetap melangkah, dengan menutup mata. Gelap. Hanya sekitar beberapa detik gue merasa aman. Lalu bagaimana dengan mereka yang seumur hidupnya tak pernah melihat cahaya?
Maka gue bersyukur, mempunyai mata yang bisa melihat. Semoga mata hati gue juga tetap dapat melihat.
One thing that will never change in this world none other than the change itself.
Dalam hidup gue, udah ga terhitung banyaknya perubahan di luar gue. Perubahan-perubahan yang selalu mempengaruhi gue, sangat sedikit sampe sangat banyak. Kalo perubahan itu kecil sih, yang boleh dibilang, ga ngaruh lah ya… Tapi kalo perubahan itu significant, waduh…gue bisa berasa jungkir balik.
Gue akui, perubahan yang paling ngaruh dalam hidup gue adalah saat bokap gue meninggal. The most beloved person in my life, bo! Jelas aja gue langsung ngerasa lagi naek roller coaster.
Saat ini gue lagi ngerasa naek roller coaster lagi neh. Ga setinggi yang pernah gue alami sih. Cuma, cukup juga bikin perut gue enek. Wah, barangkali gue musti istirahat sejenak. Meyakinkan diri, bahwa gue akan baik-baik saja. Hopefully…
Today’s my best friend’s last day in Jakarta. Tomorrow he’ll fly to Manila, to be posted there for - at least- 1 year.
He’s been my best friend for 7 - 8 years. We’ve been through up and down circumstances in our friendship. He’s always there when I need him the most: in grievence. He supports me when I’m down. He always listen to any story of mine.
But, what kind of friend am I? Sometimes, I feel sad when I can’t accompany him in his sad times. Sometimes I act like a jerk, ignoring him when he needs me. Though sometimes, we also laugh together, sharing the moments of joy.
Tomorrow he’ll be gone. For how long? I don’t know… Could there be somebody else replacing his place? I don’t know…
For one thing I’m sure… I’m gonna miss him… a lot