July 17, 2008

The Story of the Pencil | # | About me — Administrator @ 12:26 pm

A boy was watching the grandmother write a letter. At one point he asked: ‘Are you writing a story about what we’ve done? Is it a story about me?’

His grandmother stopped writing her letter and said to her grandson: ‘I am writing about you, actually, but more important than the words is the pencil I’m using. I hope you will be like this pencil when you grow up.’

Intrigued, the boy looked at the pencil. It didn’t seem very special
‘But it’s just like any other pencil I’ve ever seen!’

‘That depends on how you look at things. It has five qualities which, if you manage to hang on to them, will make you a person who is always at peace with the world.’

first quality: you are capable of great things, but you must never forget that there is a hand guiding your steps. We call that hand God, and he always guides us according to his will.

second quality: now and then, I have to stop writing and use a sharpener. That makes the pencil suffer a little, but afterwards, he’s much sharper. So you, too, must learn to bear certain pains and sorrows, because they will make you a better person.

third quality: the pencil always allows us to use an eraser to rub out any mistakes. this means that correcting something we did is not necessarily a bad thing, it helps to keep us on the road to justice.

fourth quality: what really matters in a pencil is not its wooden exterior, but the graphite inside. So always pay attention to what is happening inside you.

finally the pencil’s fifth quality: it always leaves a mark. In just the same way, you should know that everything you do in life will leave a mark, so try to be conscious of that in your every action.

(taken from Paulo Coelho’s Like the Flowing River)

July 14, 2008

Asa | # | About me — Administrator @ 3:13 pm

aku ingin melukis awan
dengan angin
dan cahaya matahari
dengan cinta yang pernah ada
yang tersapu hujan di senja hari

aku ingin mewarnai malam
dengan jingga pagi yang menjelang
dengan harap yang pernah ada
yang bertanya ke mana pergi

aku ingin terbang membawa pelangi
meninggalkan bumi
yang tak lagi ramah bersahabat

aku ingin menghilang
menyambut rahasia

asa

June 25, 2008

My First Project | # | About me, My Friends — Administrator @ 4:14 am

Dua orang teman kantor gue, Wili dan Pipit, bakal nikah bulan Juli besok ini. Tanpa diminta dan diundang (hehehehe…), gue mengajukan diri buat jadi pemotret prewed mereka.

Lokasi yang dipake adalah lokasi yang banyak diimpiin sama calon-calon penganten laennya: pulau Bidadari. Bukan karena gue atau mereka tajir (soale motret di situ bayarnya mahal bo!), tapi karena kebeneran kantor ngadain outing ke situ tanggal 14Juni kemaren.

Berada di belakang kamera memotret mereka buat gue sesuatu yang sangat mengasyikan. Gue menikmati banget. Sepertinya sih vice versa. Soalnya Wili dan Pipit juga ketawa-ketawa melulu.
Gue yakin sesuatu tentang memotret: I love it, so much!

Sepulang dari situ, barulah gue memilah dan memilih foto-foto yang bakal gue gedein dan kasih ke Wili. Eh, ini hadiah gue buat mereka lho. So, no charge at all :D

Gue justru kudu berterima kasih sama Wili dan Pipit yang udah ngebolehin gue memakai mereka sebagai bagian dari first project gue. Juga buat Agon, yang ngedisain undangan mereka dengan memakai foto-foto yang gue ambil.

In one word, I describe my feelings: HAPPY!

June 11, 2008

16 tahun yang panjang | # | About me, My Family — Administrator @ 2:47 am

Hari ini gue mo membelikan hadiah buat diri gue sendiri! Horeeee!

Gue, seorang yang pernah bilang di jaman SMA kalo gue ga tau gue bisa terikat sama komitmen apa ga, ternyata udah menjalani pernikahan selama 16 tahun! Gile bener. Banyak hal yang terjadi. Tapi gue itu penganut ‘kepercayaan’ bahwa apa yang sudah dipersatukan Tuhan tidak boleh diceraikan oleh manusia. :D

Sambil selalu berdoa, karena gue percaya bahwa pernikahan adalah perjanjian antara 3 pihak - lelaki, perempuan, dan Tuhan - gue menjalani jalan yang penuh dengan pertanyaan. Tapi pertolongan selalu ada. Gue selalu diberi teman dan penguatan. How lucky I am!

Jadi… meskipun seminggu lalu gue bangun dengan perasaan yang sangat aneh mengenai eksistensi gue, hari ini gue seneng banget. Mungkin gue bukan tipe orang yang high achiever.
Gue ga punya karir yang hebat (karena emang gue ga mau berkarir), gue ga punya materi yang berlimpah, tapi gue seneng gue bisa menjalani fungsi-fungsi gue di dunia ini.

So, tunggu apa lagi? Ayo beli kado! Hehehehe…

May 22, 2008

Curug Panjang | # | My Family — Administrator @ 11:28 am

CP1Hari Rabu minggu lalu (14 Mei), pas lagi asyik-asyiknya baca komik di tempat tidur, hubby-ku telpon. Begini:

Hubby: “Wi, kita diajakin camping nih sama temen Papi.”
Gue: “O ya? Di mana?”
Hubby: “Dia punya tempat camping. Tempatnya katanya bagus kok.”
Gue: “Iya, di mana?”
Hubby: “Bener deh, Wi. Cek aja di internet.”
Gue: “Iya. Apaan?”
Hubby: “Cek aja di www.curugpanjang.com.
Gue: “Hah? Curug panjang? Bilang dong dari dulu-dulu itu punya temen Papi. Itu kan emang udah lama Wawi incer!”

Akhirnya, dengan berbagai persiapan, jadilah hari Minggu 18 Mei, berenam kami berangkat pagi-pagi ke arah Bogor. Setelah nyamper seorang teman Hubby di Bogor, perjalanan di lanjutkan ke arah Ciawi. Sampai di Mega Mendung, mata diarahkan ke sebelah kiri, nyari plang “Unilever Training Center.” Begitu nemu, langsung deh belok kiri.

Arry, ade’ gue, nyetir sambil ngikutin petunjuk yang dibaca dari SMS temennya Hubby. “Kalo ada percabangan dua, ambil yang kanan. Kalo ada tiga, ambil yang tengah!” Aneh sih… tapi nyampe dengan sukses. Hehehehe…

Nyampe di tempat parkiran, perjalanan dilanjutin dengan jalan kaki 5 menitan ke camping ground-nya. Gildas, sang teman, sudah menunggu dengan kedua anaknya, Abigail dan Gladwin. Ada juga ade’nya, Beny, sama anak-anaknya, Noel dan Tobias. Yang tambah seru, ada juga makhluk berbulu jenis Golden Retriever yang namanya Kingkong. Kebayang dong, gimana lengkapnya.

Yang mengejutkan adalah adanya kru TransTV yang bakal ngikutin kegiatan kami seharian. Apa? Is this a set-up? Pertanyaan curigaan itu menyeruduk masuk ke otak gue. Soalnya kok sepertinya kebetulan sekali ya. Emang ada gitu? Ah, whatever lah! Yang pasti, trekking selama 2 jam menyusuri sungai yang terbentuk karena adanya air terjun itu seru banget. Nyebur, nyemplung, kecemplung, kepleset, hahahaha… pokoknya seru. Ameera dan Azka bahkan sengaja berenang di danau alami.

Makan siangnya juga enak. Meskipun gue ga makan ikan goreng dan sayur asem-nya, tempe bacem sama sambel ijonya mantep banget. Bahkan di saat-saat terakhir makan masih sempet rebutan sambel sama Arry n Rony, kamerawan TransTV. Abis makan siang, shooting komen pengunjung. Tadinya Anggie reporternya nyuruh gue. Tapi gue ogah. Jadinya, Hubby deh yang ngomong. Eh, ga cuma Hubby lho. Ameera juga :D

Setelah istirahat 1 jam, ada kegiatan lagi. Anak-anak diajakin nanem pohon, ngasih makan kambing, mancing, dan manen padi. Ameera kegirangan banget waktu dia berhasil mancing ikan yang ukurannya lumayan. Sayang setelah dimasukin ke joran, eh, joran-nya bolong. Lepas deh…

Malemnya, setelah makan kambing guling (tetep aja gue ga ikutan makan), api unggun dinyalain. Sambil teriak-teriak gaya Indian, kami menari mengelilingi api unggun. Rony tetep sama kameranya. Shooting terakhir diadain di tenda anak-anak perempuan, pura-pura tidur. Setelah itu ada teriakan dan kegaduhan dari tenda itu. Ternyata Ameera kentut dan bau sekali!
Kata Rony, “Waduh, cantik tapi bau. Karena masih kecil gapapa deh. Tapi kalo dah gede, jangan ya, Ameera.” Ha…ha…ha…ha…

cp2Setelah Anggie, Rony, Selly, dan Anto pulang, kami segera masuk tenda. Udah berasa cape juga sih. Mana dingin lagi. Gue masuk kantong tidur sendiri, sedangkan Hubby, Arry, n Eha dipinjemin kantong tidur. Anak-anak perempuan yang memilih tidur di tenda terpisah malah lebih mewah lagi! Mereka pake air bed! Ini sebenernya camping ato bukan sih?

Sebelum jam 6 pagi, Hubby udah bangun. Begitu ngelewatin gue, gue juga jadi kebangun. Suara burung-burung bener-bener bikin indah pagi yang dingin. Begitu keluar tenda, embun terlihat di mana-mana. Indah banget. Berasa norak. Buat orang kota, kedamaian dan keindahan yang begini ini adalah suatu kemewahan yang jarang-jarang bisa didapetin. Anak-anak perempuan dan Gladwin malah lebih semangat lagi. Mereka udah jalan-jalan menunggu terbitnya matahari pagi… meskipun tempatnya salah.

Setelah sarapan, kami diajak mandi-mandi lagi di danau terdekat dari camping ground. Semangat motret isengan gue kambuh. Jadilah gue memilih untuk mengabadikan embun, bunga-bunga dan serangga-serangga. Ameera, Azka dan Eha memilih untuk berenang, sementara Gildas, sang host, Hubby dan Arry ber-trekking ria lagi menuju tempat di mana mereka bisa meloncat ke danau dari ketinggian tujuh meter. Seru!

Jam 11 siang, kami berangkat meninggalkan Curug Panjang dengan membawa satu tekad: Bakal balik lagi! Terima kasih banyak buat Gildas sekeluarga yang udah mengundang, menjamu, dan menemani kami. Seperti kata Gildas: tempat itu emang surga dunia. Dan ternyata, surga dunia itu ga jauh kok dari Jakarta! :D

May 12, 2008

April yang terlewat | # | About me — Administrator @ 6:16 am

Bulan April lalu, gue ga nulis apa-apa sama sekali. Bukannya ga ada kejadian asyik buat ditulis, tapi yah…. males banget nulisnya…wakakakak…
Supaya besok-besok ini tetep inget sama kejadian2 di bulan April, ini gue rekap ah…

    - 5-8 Jalan-jalan sama suami dan anak-anak ke Singapore. Hasilnya: cape tapi senaaaaang
    - 10 Jalan-jalan sama bos motretin Jakarta buat artikel. Hasilnya: senang tapi sakit 2 minggu :D
    - 22-23 Ke dokter meriksain sakit yang ga sembuh-sembuh selama 2 minggu. Hasilnya: ketauan diserang virus tapi ga sakit berat. Alhamdulillah :)
    - 23-30 Lagi terjangkit virus demam batik. Ikutan berburu batik. Hasilnya: bikin baju batik 3 dan buat anak2 2 :D

Sekarang udah bulan Mei pertengahan. Beberapa hari yang lalu juga ada kejadian menyedihkan. Hari Selasa, tanggal 6 Mei 2008 kemaren ini, Nikki udah pergi menyusul Ninny. Hampir dua setengah tahun bersamanya, membuat gue ga bisa menghapusnya begitu saja. Semoga dia bisa mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian yang lebih di tempatnya yang baru.

March 31, 2008

Ngejahit yuks… | # | About me, My Family — Administrator @ 9:18 am

Udah lama deh rasanya gue ga ngejahit. Terakhir, tahun lalu waktu bikin horden. Nah, minggu-minggu kemaren kok ya berasa pengen jahit. Ditambah waktu nemenin Hubby ke Sarinah ngeliat baju batik anak-anak keren-keren… Ngiler… Tapi, tau sendiri dong, di Sarinah itu kan harganya cihuy! Jadi, mulailah gue berburu subtitute-nya :D

Nyari di Cemas, ah… ya kok ga ada yang sreg ya. Eh, malah, waktu beli pita di Sunan Giri buat rok karakternya Azka, nemu sarung batik warna ceria. Pas buat Ameera.

Dengan semangat 45, eh… ga deng… semangat 08, jam 9-an gue mulai motong-motong bahan batik. Di selang waktu makan siang n ngecek imel bentar, diterusin lagi…. akhirnya jam 4 sore … voila! Jadilah baju Ameera. Hehehehe… Seneng banget.

Lagi ngebayangin… dia bakal bilang apa ya… Hmmm….

March 26, 2008

Skeptik | # | About me, My Working World, My Friends — Administrator @ 4:57 pm

Akhir-akhir ini gue suka bingung di kantor. Sepertinya kok orang-orang udah mulai pada skeptik. Bahkan gue sendiri jadi ikut-ikutan skeptik. Yang bikin tambah parah adalah, gue jadi ragu, mana yang bener ya?

Orang-orang suka ngomong ke gue macem-macem. Gue sih biasanya percaya aja. Tapi trus, kalo gue ceritain ke orang lain lagi, bunyinya kok jadi lain? Gue jadi mulai bertanya-tanya. Ini sebenernya mana yang bener sih? Apa karena gue tuh gampang percaya jadi gue justru ‘dimanfaatin’?

Trus, kenapa gue gampangan amat sih? Maksud gue, gampang percayaan, gitu loh. Ya… karena gue emang ga pernah meragukan orang lain sampe gue sendiri punya bukti yang cukup kuat untuk ga percaya sama orang itu. Lagian, otak gue sih lurus-lurus aja. Gue ga merasa berkepentingan sama politik kantor. Ga punya ambisi buat jadi ‘orang atas.’ Gue cuma pengen selalu jadi gue dan bahagia. Itu aja.

Tapi, balik ke skeptik itu lagi, gue jadi bingung sendiri. Karena kalo ngikutin prinsip hidup gue, gue mah sebenernya ga boleh skeptik ya. Ga boleh munafik, ga boleh dipenuhi intrik. Tapi kadang kejahilan gue suka menggelitik. Ah, itu mah biasanya asyik… He..he…he…

Berarti gue lagi perlu sesi konsultasi ama temen gue yang selalu optimis, memandang hidup itu manis, walaupun dia ga berkumis. Konsultasinya juga ga pake klenis, cuma dibarengin minum manis. Biasanya setelah ngobrol gue jadi ketularan optimis dan jadi tambah manis. Ha…ha…ha… Ga ada hubungannya kaleee :)

March 25, 2008

Berasa ketipu…. | # | My Working World, My Friends — Administrator @ 8:04 am

Udah 2 minggu ini (masuk minggu ke 3 nih) gue kerja penuh dari senin sampe jumat. Untung sekarang kerjaan tambahannya udah kelar. Jadi semestinya, hari rabu besok gue bisa liburan. Tapi ternyata….

Bos gue minta gue masuk hari rabu buat ngeliput acara lain. Karena gue juga jadinya janji ama temen yang lain mo nemenin dia ke kantor orang yang notabene separuhnya adalah kepentingan gue, jadilah permintaan si bos gue iya-in. Ternyata, bos gue menyembunyikan kenyataan lain. Gue harus pergi sama big boss! Haaaaa? Huaaaaaaa! :(

Bos, tega bener sih lo ama gue? Masa’ sih kurang kasih sayang gue ke elo sampe ‘menjebak’ gue begitu? Huaaaaaa… Bos, gue berasa ketipu…

March 13, 2008

Ultah yang cape… | # | About me, My Family — Administrator @ 1:31 am

Ultah gue kali ini agak berbeda. Ga sempet manjain diri sendiri, seperti yang sudah-sudah, dan juga yang sebenernya udah direncanain.

Bangun pagi-pagi udah langsung bebenah rumah. Nyapu, ngepel, sambil ngobrol di telpon sama Kenny. Pas nungguin mesin cuci bekerja, sempet bikin sarapan n latihan piano. Sempet baca imel dan ym-an sama Jimmi. Trus, bacain SMS selamat ultah dari temen-temen. Lumayan banyak deh. Jadi terharu… O iya, sebelumnya, suami gue ngasih selamat dengan tambahan “kadonya menyusul aja ya.” Hehehehe….

Jam sepuluhan ke bank buat nyelesain kewajiban bulanan: bayar tagihan listrik, air dan telpon. Di bank ngabisin waktu sejam.
Acil nelpon pas gue dah di jalan. Andam ikutan nimbrung. Dari bank ke rumah nyokap. Main sama Kiko, gendong ponakan-ponakan berbulu yang sradak-sruduk minta diperhatiin, trus ke rumah sekretaris RT minta surat pengantar perpanjangan KTP. Jalan dari rumah nyokap ke ITC Cemas dah sekitar jam 11:30. Perut dah laper…

Lantaran bulan kemaren kepinginan nyokap buat makan pizza dah gue tolak, gue traktir makan siang di Pizza Hut Cemas. Sempet ngabur bentar buat benerin kacamata. Makan sejam. Abis itu, nemenin nyokap belanja bulanan. Ternyata, setelah ngeliat jam pas mo pulang, urusan nyokap itu makan waktu sekitar 3 jam-an. Haaa? Pantesan aja telapak kaki gue dah berasa panas n pegel banget.

Pulang dari nganterin nyokap balik (sempet terima telpon dari Sisca), eh, kena macet lagi. Sambil ngerasain betis yang cenat-cenut, gue nelpon Rahma. Betis gue dah segede tales bogor blon ye? Nyampe di apato udah sekitar jam 5an. Rasanya capeeeee banget. Baru nyalain kompi mo ngecek imel, nyokap telpon lagi, Azka blon nyampe rumah. Nyokap gue kan orangnya khawatiran gitu. Nah, gue jadi khawatir juga. Jangan-jangan kalo ternyata si Azka stranded lagi, gue yang disuruh jemput. Sepertinya gue dah ga sanggup…tulung…

Untung Azka ga lama kemudian nyampe juga di rumah neneknya. Akhirnya, gue bisa nonton American Idol dengan tenang. Hehehehe…

Malemnya, masih ada aja temen lama yang ngesemes. Jadi deh, iseng gue telponin. Ngobrol soal kucing nyambung banget. Soalnya temen gue si Lia ini, seorang breeder kucing yang emang seneng banget ama kucing. Gue janji mo nyariin dia buku psikologi kucing. Mudah-mudahan gue inget janji gue.

Makan malem setelah suami gue pulang. Gue ditraktir makan sushi di MKG. Maunya sih abis makan langsung tidur. Tapi, sampe jam segini (ini jam 1:23) gue blon ngantuk juga. Biasanya sih kalo kecapean banget emang suka susah tidur.

Eniwei baswei, meskipun cape, ultah gue menyenangkan kok. Banyaknya sms yang gue terima bikin gue ngerasa seneng banget. Terutama sms dari orang-orang yang jarang ketemu gue. Makasih ya semuanya. I luv u all … :)

 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here